Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Agama

Sajian Ramadhan 8 : Getaran Cinta Membingkai Puasa

49
×

Sajian Ramadhan 8 : Getaran Cinta Membingkai Puasa

Sebarkan artikel ini

Oleh: Aswan Nasution

Penulis: Aswan Nasution
Banner IDwebhost

“Demi Allah, yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya. Sesungguhnya, bau mulut orang yang berpuasa lebih disukai Allah daripada harum minyak kasturi,” [HR. Bukhari].

KITA ini ada di dunia karena diciptakan Allah. Bisa hidup karena diberi makan, minum, dan udara oleh Allah SWT. Sungguh celaka jika terbetik niat lain sewaktu berpuasa, selain karena memenuhi perintah Allah. Sungguh berbeda dengan amal ibadah yang lai, kita merasakan getaran cinta Penguasa Alam Raya dalam perintah puasa ini. Getaran cintah kasih Allah itu dapat dirasakan pada hadits di atas.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Coba kita pahaminbahsa hadits tersebut. Bukankah ini ungkapan cinta yanb melimpah dari Allah kepada hamba-Nya yang berpuasa? Kita semua paham bahwa bau mulut orang yang berpuasa di manapun pasti sangat busuk. Itu wajar karena saat perut sedqng kosong, asam lambung dapat memqnjat sampai ke dinding mulut.

Baca Juga:  Sajian Ramadhan 9 : Pesan Sosial Puasa

Saat bicara, menguap, atau bahkan sekadar membuka mulut langsung akan tersebar aroma yang membuat orqng menutup hidungnya. Namun, bagi Allah, seseorang yang berpuasa telah mengorbankan makan, minum, dan syahwatnya karena Allah.

Baca Juga:  Menyiapkan Mental Secara Syar’i Bila Ditinggal Suami / istri Wafat

Allah sungguh cinta pada pengorbanan mereka. Dan, cinta itulah yang menjadikan bau mulut mereka dihargai Allah lebih wangi dari minyak kasturi.

Subhanallah, betapa besarnya cinta kasih Allah terhadap orang yang berpuasa. Banyak sekali amal perbuatan kita ini yang pahalanya dijanjikan Allah kepada kita secara kalkulatif.

Contoh, shalat jamaah menaikkan derajat kita disisi Allah hingga 27 derajat. Bersedekah dilipat gandakan Allah pahalanya hingga 700 kali lipat. Begitu pula shlat di Nasjidil Haram yang pahalanya 100 ribu lebih utama dibandingkan shalat di masjid biasa.

Baca Juga:  Mencermati Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Semuanya dijanjikan Allah dalam hitungan-hitungan yang jelas. Tapi, untuk puasa, Allah mengungkapkan apresiasi-Nya yang tinggi, “Puasa itu untuk-Ku dan biar Aku yang menganugerahkan pahalanya.”Bukankah ini sebuah ungkapan sentimental yang diwarnai dengan kecintaan?.

Selamat menjalankan ibadah puasa.”Hidangan langit telah tersedia. Lupakan sejenak santapan duniawi.” Wallahu a’lam bishshawab.

Example 300250