Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Opini

Beras Melejit, Rakyat Menjerit

31
×

Beras Melejit, Rakyat Menjerit

Sebarkan artikel ini

Oleh : Noly Aditia Ali Putra

Banner IDwebhost

BERBAGI News – Melambungnya harga beras membuat masyarakat makin tercekik di tambah kenaikan harga bahan pokok lainnya. Apalagi beras menjadi komoditas pokok bagi masyarakat bahkan ada peribahasa yang mengatakan ” kita belum makan kalok belum makan beras”.

“Sekarang hampir pada kisaran Rp 16 ribu sampai Rp 20 ribu per kilogram, ini menjadi harga tertinggi dalam sejarah,”. Tentunya kenaikan harga beras dengan faktor yang amat beragam. Bisa saja karena alih fungsi lahan pertanian yang membuat lahan pertanian semakin sempit, sumber pengelolaan air bahkan mekanisme pengelolaan harga yang kurang ideal dan di tambah lagi serapan bulog yang kurang maksimal serta kenaikan harga pupuk.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Namun pada Intinya penyebab paling real adalah kepincangan kinerja pemerintah pada sektor terkait yang berimbas pada kegagalannya dalam hal memaksimalkan produktivitas beras yang ada. Kepincangan ini hampir menyeluruh dari hulu ke hilir.

Baca Juga:  Pengusaha Minta UU Penyiaran dan Telekomunikasi Harus Terintegrasi

Kenaikan harga beras ini harus segera direspon dengan solusi jangka pendeknya harus ada regulasi dari pemerintah untuk memastikan harga sembako ini tetap stabil. Selanjutnya, pemerintah harus buat terobosan jangka panjang agar masalahnya ini tidak terjadi berulang-ulang di kemudian hari. “Salah satu langkahnya dengan mendukung para petani agar optimalisasi hasil pertanian ini bisa berjalan dengan baik. Bentuknya bisa berupa bantuan pupuk, benih dan juga sistem irigasi yang teratur.

Baca Juga:  Peluang Industri Kecil Menengah di Masa Pandemi Covid-19

Jika kenaikan harga sembako dan beras ini tidak segera di turunkan maka sudah menjadi keharusan bagi kita untuk menyuarakan secara bersama.

Baca Juga:  Semoga Covid-19 Tidak Memasung Kebhinekaan, Demokrasi, Kedaulatan Rakyat Dan Republik Kami

Selain itu jangan sampe isu yang beredar di masyarakat tentang harga beras yang mahal di sebabkan salah satu karna terjadinya kelangkaan akibat gencarnya penyaluran Bansos dari Presiden Joko Widodo mulai awal Januari sebelum Pemilu.

Bisa saja indikasi tersebut menjadi bias di masyarakat jika tidak segera di atasi dengan cepat. (*”)

Example 300250