Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
AgamaNgaji

Tiada Hari Tanpa Berbagi

110
×

Tiada Hari Tanpa Berbagi

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

BERBAGI News – KEBERADAAN si kaya dan si miskin bukanlah sebagai penghalang untuk meraih kemuliaan disisi Allah SWT.

Sebab, timbanga dan ukuran kemuliaan di sisi Allah bukan terletak pada harta ataupun kemampuan finansial.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Allah SWT berfirman;
“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertaqwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”
(QS. Al-Hujarat ; 13).

Baca Juga:  Ayah... Aku Merindukanmu

Perbedaan ekonomi bukan rintangan kita untuk berbagi kepada sesama membantu saudara kita yang kurang mampu.

Bila kita tak sanggup berbagi dengan harta benda, maka beralihlah untuk berbagi dengan sederet amal yang di tuntunkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Boleh jadi kita bisa berbagi dengan ilmu pengetahuan,
berbagi dengan wajah berseri-seri, berbagi dengan senyuman, berbagi dengan doa, berbagi dengan tutur kata yang baik, berbagi nasihat dan berbagi yang bermanfaat lainnya.

Baca Juga:  Menyikap Ikhlasnya Pengorbanan Nabi Ibrahim AS

Yakinlah, sesungguhnya Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kemampuan dan kesanggupannya.

Dengan demikian, semoga pemaparan yang cukup singkat ini, mudah-mudahan dapat memberikan motivasi kepada kita untuk saling berlomba dalam kancah kebaikan.

Masing-masing dari kita memiliki hak yang sama untuk dapat meraih kemuliaan berbagi.

Mari kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari:
“Tiada Hari Tanpa Berbagi”

Baca Juga:  Sajian Ramadhan 14 : Ramadhan dan Silaturahim

Semoga Allah senantiasa membimbing kita untuk meniti jalan-Nya, serta memberikan kesabaran, keihklasan dan rasa syukur dalam menghadapinya.

Sebagai penutup Allah SWT berfirman ;
“(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (berbagi hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan (berbagi).
(Qs. Ali-Imran ; 134)

Wallahu a’lam bish shawab.
Terima Kasih Anda Telah Membacanya.
Semoga Bermanfaat.

Example 300250