Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Seni dan Budaya

Permainan Tradisional Ciptakan Kreatifitas dan Persaudaraan

112
×

Permainan Tradisional Ciptakan Kreatifitas dan Persaudaraan

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

BERBAGI News –  Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Sinta Agathia Iqbal menyatakan permainan tradisional dapat menumbuhkan kreatifitas pada anak. Jika permainan tradisional sampai digemari dan membahagiakan, hal ini dapat menjadikan anak-anak menikmati masa mudanya dan tidak berpikiran untuk menikah dini.

Hal itu diungkapkan Sinta Agathia Iqbal saat dirinya  didapuk sebagai “Ibu Permainan Rakyat NTB” oleh Ketua Komite Permainan Rakyat dan Olahraga Tradisional (KPOTI) NTB Baiq Mulianah, Jum’at, 4 Juli 2025

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Menurut Bunda Sinta permainan rakyat dan olahraga tradisional perlu dijaga dan terus lestarikan, Jangan sampai hilang ditelan masa.

Baca Juga:  Hujan Warnai Perang Topat di Pura Kemaliq Lingsar, WNA Australia : Toleransi Perlu dipertahankan

“Dengan permainan tradisional kita dapat menjalin tali persaudaraan yang kuat hingga dewasa dengan kenakalan dan kelucuan pada saat bermain bersama,” katanya.

Baca Juga:  Sukses Digelar, South Outside Music Fest 2024 Sukses Sedot Perhatian 7000-an Pengunjung di Stadion Diponegoro Kota Semarang

Ditegaskan, permainan tradisional tidak hanya sekedar hiburan untuk anak, tetapi juga mengandung nilai-nilai edukasi dan sosial yang penting untuk perkembangan masa depan anak serta dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan.

Ketua KPOTI NTB Baiq Mulianah, mengatakan semua orang wajib menjaga ketahanan budaya dengan melestarikan permainan rakyat dan olahraga tradisonal.

NTB memiliki banyak permainan rakyat serta olahraga tradisional yang memiliki makna di dalam permainannya.

Baca Juga:  Akhirnya, Baiq Gita Lombok Juara KDI 2020

“Permainan rakyat tidak memiliki jenis kelamin, tidak ada diskriminasi dari permainan-permainan tersebut.  Mari kita bangun kembali permainan tradisional yang merupakan karakter asli Indonesia”, kata Mulianah.

Menurutnya,  permainan rakyat dan olahraga tradisional  hanya butuh ruang, tidak hanya mengenai tempat tetapi juga memiliki potensi yang besar untuk menciptakan sesuatu yang baru dengan kekayaan alam yang  NTB miliki. *

Example 300250