Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Ekonomi dan BisnisInspira

Ekomoni Kreatif, Seni Pahat Sandal Sebagai Alternatif

75
×

Ekomoni Kreatif, Seni Pahat Sandal Sebagai Alternatif

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

Mataram, BERBAGI News – Setiap hari minggu, Jalan Udayana Kota Mataram selalu ramai dijadikan sebagai ajang olah raga dan rekreasi oleh masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momen dan wadah bagi masyarakat dan kaum milenial untuk memanfaatkan ruang dan waktu serta menjajakan barang dagangan bagi pengunjung.

Salah satu milenial Samsul Hadi, dengan bakat yang dimiliki mampu menyulap sandal jepit menjadi karya seni, dengan memahat sandat menjadi karya seni abstrak dalam berbagai motif dan karakter serta sesuai pesanan.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

“Sandal saya bisa juga pahat sesuai pesanan pembeli mulai dari bentuk yang sederhana sampai bentuk yang rumit, harga sandal yang telah terpahat Rp.25.000 sampai Rp 35.000 dari harga biasa Rp.7000 sebelum dipahat,” ungkapnya saat menggelar lapaknya di trotoar jalan udayana, Minggu pagi 15 November 2020.

Baca Juga:  FILM PENDEK: Kisah Nyata OJEK PISANG Gapai Impian ke JEPANG

Samsul berharap dengan pahat sandal ini, kebutuhan ekomoni keluarga dapat terpenuhi, ”alhamdulillah bisa untuk mencukupi kebutuhan keluarga, apalagi disaat seperti ini,” akunya.

Baca Juga:  Tangan Berbagi dan Toko Everlen Mengajak Warga Bersih Masjid

Ekonomi kreatif, sebagai alternatif di masa pandemi, sebagai upaya untuk bertahan dalam kondisi ekonomi yang menuai krisis. Kondisi semakin susah khususnya menimpa para pelaku usaha. Samsul Hadi mencoba membangun model ekonomi kerakyatan dengan model ekonomi kreatif yang mana melakukan terobosan-terobosan dalam menjual sandal jepit dengan modal yang minimal bisa menghasilkan omset yang maksimal. Warga yang lain bisa meniru terobosan dari Samsul Hadi guna manjawab kebutuhan pasar dan lambannya pergerakan pasar.

Baca Juga:  Skill Dewa, Sahdi Tukang Servis dan Permak Pakaian

Pewarta : Mutiara Rachawati, S.Spt., M.Keb, (Dosen Politehnik Kesehatan Kementerian Kesehatan Mataram)

Example 300250