Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Nasional

Perubahan Nomenklatur dari Kominfo Menjadi Komdigi untuk Percepat Transformasi Digital

63
×

Perubahan Nomenklatur dari Kominfo Menjadi Komdigi untuk Percepat Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini
Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo (kiri) bersama Wamenkomdigi Nezar Patria (kanan). Foto: (Humas Kominfo)
Banner IDwebhost

Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka secara resmi mengubah nomenklatur Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Langkah ini bertujuan untuk mempercepat transformasi digital nasional serta menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung digitalisasi di seluruh Indonesia.

“Perubahan nama ini mengisyaratkan adanya political will yang kuat dari Kabinet Merah Putih untuk mempercepat transformasi digital, sehingga tema digital menjadi sangat penting dalam kementerian ini,” ujar Wakil Menteri (Wamen) Komdigi, Nezar Patria, dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilaporkan pada Selasa (22/10/2024).

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Nezar Patria menekankan bahwa salah satu fokus utama Kementerian Komdigi adalah memastikan setiap kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah memiliki Computer Security Incident Response Team (CSIRT). Tim ini diharapkan mampu menjaga sistem digital nasional dari ancaman serangan siber yang semakin meningkat.

Baca Juga:  Kemlu Pastikan Tidak Ada Indikasi Geng Pekerja WNI di Jepang

Selain itu, Kementerian Komdigi juga berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur digital yang kuat dan meningkatkan pemanfaatan konektivitas digital guna mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar delapan persen.

“Bagaimana kita bisa mencapai pertumbuhan ekonomi delapan persen? Dengan memaksimalkan ekosistem digital yang ada untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” jelas Nezar.

Baca Juga:  394 Jamaah Haji Indonesia Wafat, Berikut Daftar Nama Lengkapnya

Di sisi lain, Wakil Menteri Komdigi, Angga Raka Prabowo, menekankan pentingnya digitalisasi pemerintahan sebagai salah satu solusi dalam mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Menurutnya, digitalisasi akan memungkinkan pemerintah memiliki data yang akurat sehingga distribusi bantuan sosial dapat dilakukan dengan lebih tepat sasaran.

“Jaminannya agar masyarakat menerima manfaat langsung dan tepat sasaran adalah melalui digitalisasi. Oleh karena itu, kami mendorong agar digitalisasi di pemerintahan segera terwujud sehingga data yang digunakan benar-benar akurat, penerima bantuan sesuai dengan by name by address yang tepat,” ungkap Angga.

Lebih lanjut, Angga menegaskan bahwa dirinya bersama Wamen Nezar Patria dan Menteri Komdigi Meutya Hafid akan bekerja sama secara sinergis untuk mencapai target pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia.

Baca Juga:  Semangat Kemerdekaan dan Komitmen Jaga Lingkungan, Ekowisata Bale Mangrove Jerowaru Resmikan Fasilitas Baru di Hari Mangrove Sedunia

“Kami saling bekerja sama, yang terpenting adalah semua target tercapai. Intinya, bagaimana masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dan mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari upaya ini,” tegas Angga Raka Prabowo.

Sebagai informasi tambahan, Presiden Prabowo Subianto melantik Nezar Patria dan Angga Raka Prabowo sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital dalam Kabinet Merah Putih periode 2024-2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Senin (21/10/2024) sore. ***

Example 300250