Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Go Ekbis

Asosiasi UMKM Lobar: CFN dan CFD Bukan Hanya Soal Transaksi Tetapi Etalase Kemajuan Lombok Barat

4
×

Asosiasi UMKM Lobar: CFN dan CFD Bukan Hanya Soal Transaksi Tetapi Etalase Kemajuan Lombok Barat

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

Lombok Barat, GONTB – Sejumlah perwakilan Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Lombok Barat (Lobar) menggelar audiensi resmi bersama Bupati, Sekda serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati Lobar ini bertujuan membicarakan kerjasama penataan kawasan Car Free Day (CFD) dan Car Free Night (CFN) agar lebih tertib, rapi, dan nyaman bagi pelaku usaha maupun pengunjung.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Dalam sambutannya, Bupati Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menegaskan pentingnya CFD dan CFN sebagai sarana hiburan sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Baca Juga:  Low Season! Hotel Merumatta Justru Mencatatkan Capaian di Atas Target, Berikut Programnya

“Kita ingin setiap Minggu pagi dan malam hari, kawasan CFD/CFN tidak hanya ramai tetapi juga teratur dan bersih. OPD harus bergiliran menyiapkan program yang menarik, sehingga masyarakat dan pelaku UMKM sama-sama diuntungkan,” ujar Bupati.

Salah satu hasil keputusan dalam pertemuan tersebut adalah instruksi untuk melakukan pendataan menyeluruh terhadap pedagang.

Dinas Pariwisata bersama dinas terkait diminta membuat database pedagang untuk memastikan pengelolaan iuran dan penataan lapak berjalan secara adil dan transparan.

Baca Juga:  Terlengkap di Mataram! LOTTE MART Wholesale Mataram Hadir dengan Konsep Baru Destinasi belanja

Bupati LAZ juga menekankan koordinasi antar-OPD agar jadwal kegiatan terencana dan sumber daya dapat dimanfaatkan optimal.

Kebersihan lingkungan menjadi fokus utama. Meskipun sudah disediakan tempat sampah, Bupati menghimbau agar para pedagang secara aktif menjaga kebersihan lapak masing-masing.

“Ini tanggung jawab bersama. Jangan biarkan hari berikutnya kawasan kita terlihat kotor hanya karena sampah berserakan,” tegasnya.

Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum perkenalan resmi Asosiasi UMKM Lobar. Keberadaan asosiasi diharapkan memperkuat daya saing pelaku UMKM melalui satu pintu koordinasi.

Baca Juga:  Semangat Energi Baru! PLN Berikan Diskon Listrik 50 Persen, Berlaku hingga 20 Januari 2026

Ketua Asosiasi UMKM Lobar, Yeni Pancawati, menyatakan optimisme terhadap kolaborasi dengan pemerintah daerah.

“Kami siap membantu menata CFD dan CFN, menjadikannya tidak hanya tempat transaksi tetapi juga etalase kemajuan daerah yang membanggakan,” ujarnya.

Kedepan, Bupati LAZ berharap pengelolaan kawasan CFD dan CFN dapat dilakukan secara mandiri oleh komunitas atau perkumpulan UMKM.

Dengan aturan dan mekanisme yang disepakati bersama, kegiatan diharapkan berjalan lebih dinamis dan berkelanjutan, sekaligus menguatkan ekonomi kerakyatan di Lombok Barat. ***

Example 300250