Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Ekonomi dan Bisnis

Akibat Hujan, Harga Cabe Meroket di Lombok

27
×

Akibat Hujan, Harga Cabe Meroket di Lombok

Sebarkan artikel ini

Reporter: Dedi Suhadi

Saenah, penjual cabe di Pasar kebon Roek, Ampenan. Foto (DSHD)
Banner IDwebhost

Mataram, BERBAGI News – Kepala Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti menjelaskan salah satu pemicu orang berbelanja adalah datangnya bulan Ramadhan dengan adanya jual beli barang.

Sayangnya, ketika Ramadhan tiba harga  cabe sangat tinggi yang merupakan akibat dari tidak adanya panen dan stok cabe yang menipis.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

“Ini imbas dari rusaknya tanaman cabe akibat hujan yang terjadi secara terus menerus selama Imlek dan bau nyale,” katanya, Senin 3 Maret 2025.

Baca Juga:  Mudik Idul Fitri Tanpa Khawatir, Nikmati Perjalanan Nyaman dengan Kendaraan Listrik Berkat SPKLU PLN

Dengan sering terjadinya kenaikan harga cabe di pasaran, Nelly berharap pemerintah daerah memiliki petani cabe binaan yang bisa diintervensi oleh pemerintah ketika harga cabe tinggi.

“Semoga, ada kluster petani cabe yang jadi binaan Pemerintah daerah,” katanya.

Baca Juga:  Pertamina Patra Niaga Pastikan Pertalite Tetap Disalurkan pada 1 September 2024

Damayanti, seorang pembeli di Pasar Kebon Roek  berharap pemerintah segera bisa menormalkan kembali harga kebutuhan pokok.

“Sebagai ibu rumah tangga, susah ngatur uang belanja kalau harga sembako terus naik,” katanya.

Pedagang Pasar Kebon Roek, Saenah mengaku baru kali ini harga cabe di Lombok loncat.

“Kemarin harga cabe di pedagang besar masih Rp100 ribu, sekarang Rp 170 ribu per kilo,” katanya.

Baca Juga:  Dibuka Journalist Awards 2025, Apresiasi PLN untuk Pewarta Penggerak Literasi Energi Nasional

Akibat naiknya harga cabe, jelas Saenah pembeli tidak ada yang berani nawar.

“Paling orang belanja Rp5 ribu atau Rp10ribu,” katanya.

Hal yang sama dikatakan, Nia pedagang lainnya. Menurutnya, banyak pembeli yang membeli cabe secara eceran.

“Harga pas seperempat atau 250 gram Rp45 ribu,” katanya. (gontb/dshd)

Example 300250