Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Peristiwa

Pria 24 Tahun di Lombok ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

71
×

Pria 24 Tahun di Lombok ditemukan Tewas Tergantung di Kamar

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

BERBAGI News – Warga Desa Suranadi, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat dikejutkan dengan penemuan seorang pria berusia 24 tahun yang ditemukan tewas tergantung di dalam kamarnya, Minggu (02/03/2025) sekitar pukul 17.00 WITA.

Mengetahui kejadian tersebut, Polsek Narmada Polresta Mataram langsung merespon laporan warga dengan mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Menurut keterangan saksi, korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam kamarnya. Saat itu, pintu kamar dalam keadaan terkunci, sehingga saksi terpaksa mendobraknya.

Baca Juga:  Beraksi di Tujuh TKP, Tersangka Jambret diamankan Tim Puma Polres Lobar

“Saat pintu berhasil dibuka, korban sudah dalam posisi tergantung menggunakan selendang,” ungkap Kapolsek Narmada, AKP Ahmad Majemuk, S.Pd., pada Minggu malam (02/03/2025).

Baca Juga:  Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun Mobil hingga Truk di Tol Cipularang KM 92

Melihat kondisi korban, saksi berusaha menurunkannya dengan harapan masih bisa diselamatkan. Namun, saat diperiksa, tubuh korban sudah kaku dan tidak bernapas. Keluarga korban pun langsung menghubungi pihak kepolisian.

Pihak Polsek Narmada, bersama tim medis dari Puskesmas Suranadi, kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Bagian leher hingga dagu korban tampak lebam akibat jeratan selendang, kedua tangan dan kaki sudah kaku, serta ditemukan tanda-tanda biologis yang mengindikasikan korban telah meninggal sebelum ditemukan,” jelas Kapolsek.

Baca Juga:  Puluhan Domba Mati diduga Korban Hewan Buas

Atas kejadian ini, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas bahwa peristiwa ini adalah sebuah musibah dan menolak untuk dilakukan otopsi.

“Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” pungkas Kapolsek. ***

Example 300250