Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Berita UtamaInspiraNgaji

Gubernur NTB Bangga, Naja Hafiz Cilik Hafal Al-Qur’an 30 Juz dengan Artinya

69
×

Gubernur NTB Bangga, Naja Hafiz Cilik Hafal Al-Qur’an 30 Juz dengan Artinya

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

NTB, BerbagiNews.com – Muhammad Naja Hudia Afifurrohman, anak usia 10 tahun yang telah menjadi Hafiz Al Qur’an 30 Juz telah menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak lain dalam hal pendidikan. Muhammad Naja Hudia Afifurrohman atau yang biasa disapa Naja ini ditemani oleh Kepala Dinas DP3AP2KB Provinsi Hj. Putu Selly Andayani bertemu dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (12/05/2020).

Dalam kesempatan itu Gubernur NTB mengaku kaget sekaligus sangat bangga dengan sosok Naja yang bukan hanya mampu menghafal Al-Qur’an saja, tetapi juga mengetahui arti dari ayat-ayat yang dibacanya. Gubernur mengaku penasaran terkait dengan metode atau cara belajar Naja sehingga dalam waktu yang relatif singkat telah mampu menghafal 30 juz Al Qur’an. Gubernur Zul juga berbincang dengan Naja terkait dengan cita-citanya kelak setelah dewasa.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Dan terkait dengan penyakit yang sedang dideritanya, Pemerintah Provinsi NTB kata Gubernur dengan tangan terbuka akan membantu Naja dalam proses pemulihannya.

Baca Juga:  Bagaimana Sikap Kita Memperlakukan Dunia ?

Menurutnya, anak yang cerdas seperti Naja tidak hanya diajarkan tentang Al-Qur’an dan Hadits saja tetapi juga bisa diajarkan tentang banyak hal yang mungkin saja Naja memiliki kelebihan-kelebihan yang lain, misalnya dalam hal penguasaan bahasa asing.

Baca Juga:  PLN NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik saat Pilkada Serentak 2024

“Bisa bahasa Inggris? Habis ini belajar bahasa Inggris dan bahasa Mandarin ya,” ucap Gubernur.

Baca Juga:  Buat Status Provokatif di Facebook, HC diamankan Polres Lobar

Sementara itu Ibu Naja, Dahlia Andayani menjelaskan bahwa sejak kecil Naja telah divonis oleh dokter sebagai penderita kelumpuhan otak. Dimana Naja tidak dapat menggerakkan tubuhnya karena gangguan di saraf motoriknya.

“Namun sejak kecil sering didengarkan ayat-ayat Al-Quran kepada Naja. Dari situ saya tahu bahwa Naja memiliki kelebihan di indera pendengarannya,” jelasnya. (red)

Example 300250