Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
BerbagiNasionalPendidikan

Adab Murid Terhadap Guru

108
×

Adab Murid Terhadap Guru

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2020

DINUL ISLAM telah mengajarkan kepada kaum muslimin, bahwa wajib hukumnya murid menghormati gurunya.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Karena hal ini juga merupakan adab terpenting di dalam menuntut limu.

Jika murid tidak-beradab dengan gurunya, maka kehidupan masyarakat sosial akan mengalami kehancuran dan dekadensi moral.

Inilah sebenarnya kebatilan yang terjadi dimasyarakat dunia.

Allah SWT berfirman :
“Sebenarnya kami melontarkan yang benar (al-haqq) kepada yang rusak (al-bathil).

Lalu yang benar itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang rusak itu lenyap.

Baca Juga:  Dandim 1606/Lobar Silaturrahmi dan Beri Bantuan Ke Nenek Kalsum

Kecelakaanlah bagi kalian disebabkan kalian menyifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya)” Qs. Al-Anbiya:18).

Guru (ulama’) adalah hamba Allah SWT yang telah diberi anugerah mulia, yakni berupa ilmu qauliyah dan ilmu kauniyah-Nya.

Dia diberi karunia terbesar dalam hidupnya, yaitu memiliki perilaku takut kepada Allah SWT.
Inilah guru yang wajib kita menimba ilmu pengetahuan darinya.

Sebab guru tersebutlah yang akan mengantarkan muridnya kepada perilaku takut kepada Allah SWT dan kedudukan ruhaniyahnya yang raadhiyatam marddhiyyah.

Guru (ulama’) menurut teologi Islam merupakan para hamba Allah yang telah dipilih oleh-Nya buat meningkatkan dan memberdayakan kecerdasan intuisi (Intuition Qoutient) kaun muslimin.

Baca Juga:  Pemerintah Gerak Cepat Tangani Banjir Jabodetabek

Guna memakmurkan kehidupan masyarakat manusia dan meningkatkan pengabdian mereka kepada Allah SWT.

Bahkan, Dinul Islam tidak saja mengakui peran guru di dunia, tetapi dia memiliki
peran penting setelah berada di akhirat kelak.

Seperti telah diperintahkan oleh Nabi SAW dalam sabdanya:
“Belajarlah kalian ilmud-diniyyah dan ilmus-sakiinah. Berperilaku anggunlah dan tawadhu’ lah diri kalian terhadap para guru kalian.”
(HR.Abu Na’im, dari Umar bin Kahthtab Ra.)

Demikianlah adab penting antara murid dengan gurunya, karena keberhasilan seorang murid di dalam kehidupannya pada hakekatnya disebabkan oleh pelayanannya dan doa’nya.

Tidaklah salah bila ada sebagian orang bijak yang mengatakan, bahwa guru adalah orang tua kedua di dalam mendukung keberhasilan di kehidupan seorang anak manusia.

Baca Juga:  Wamen BUMN inspeksi Peralatan Pendukung Operasional Kelistrikan

Demikianlah adab seorang murid terhadap seorang gurunya, sebagai upaya memenuhi wasiat Nabi Muhammad SAW :

“Hormatilah seseorang itu sesuai dengan kedudukannya.”

Insya Allah guna meraih tiket kebahagiaan di dunia dan di akhirat kelak. Aamiin ya raabbal a’lamin.

Nashrum Minallahi Wa Fathun Qariin Wa basysyiril Mu’minin.

Wallah a’lam bish shawab.

Penulis: ASWAN NASUTION
-Wakil Ketua Pengurus Pimpinan Wilayah Al-Jam’iyatul Washliyah Prov. Nusa Tenggara Barat.
-Pengurus MUI Prov. Nusa Tenggara Barat (Komisi Da’wah)

Example 300250