Lombok Timur, GO NTB – Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, LIDI Foundation bekerja sama dengan program Jelajah Sosial Autore menyalurkan santunan berupa bingkisan lebaran kepada 180 penyandang disabilitas di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan Safari Ramadhan ini dilaksanakan selama empat hari dengan mengunjungi beberapa titik desa yang menjadi lokasi penyaluran bantuan.
Beberapa lokasi yang menjadi sasaran kegiatan antara lain Desa Selebung Ketangga dan Desa Jeruaru, serta sejumlah wilayah lain di Lombok Timur yang memiliki komunitas penyandang disabilitas. Bantuan yang diberikan berupa bingkisan lebaran untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat. Camat Keruak turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam penyerahan bantuan kepada para penyandang disabilitas. Dalam kesempatan tersebut, camat bersama tim juga menyerahkan 17 paket bingkisan kepada penyandang disabilitas yang berada di Desa Pijot Utara.
Ketua LIDI Foundation menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap kelompok disabilitas yang sering kali menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam memenuhi kebutuhan menjelang hari raya. Melalui Safari Ramadhan ini, diharapkan para penyandang disabilitas dapat merasakan kebahagiaan dan perhatian yang sama seperti masyarakat lainnya.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Autore melalui inisiatif Jelajah Sosial Autore dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan sosial yang menyasar kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas.
Selain di Lombok Timur, program Jelajah Sosial Autore juga menyasar beberapa wilayah lain di Pulau Lombok, seperti Sekotong, Sambelia, dan Lombok Utara, sebagai bagian dari upaya memperluas jangkauan bantuan sosial kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi antara LIDI Foundation dan PT Autore ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada penyandang disabilitas, sehingga tercipta masyarakat yang lebih inklusif dan saling peduli.




















