Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Go Peristiwa

Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

17
×

Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

Mataram, GONTB — Seorang pria berusia 31 tahun, warga Lingkungan Dayan Pekan, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Senin (09/03/2026). Korban diduga meninggal akibat gantung diri di bagian gudang belakang rumahnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Ampenan bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Mataram segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk melalui Kanit Reskrim Komang Gede Puja Artana menjelaskan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara

Menurut keterangan saksi, awalnya ibu korban memanggil korban untuk makan, namun tidak mendapat jawaban. Karena curiga, saksi kemudian mencari korban ke bagian belakang rumah. Saat itulah saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di gudang menggunakan tali tambang berwarna hijau.

Baca Juga:  4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

“Ibu korban sangat kaget melihat kondisi tersebut dan langsung berteriak meminta pertolongan kepada tetangga sekitar. Warga kemudian berusaha menurunkan korban sebelum akhirnya personel Polsek Ampenan dan petugas Puskesmas Ampenan tiba di lokasi,” jelas Kanit Reskrim.

Petugas medis yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan menyatakan korban telah meninggal dunia.

Pihak kepolisian selanjutnya melakukan olah TKP serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

Baca Juga:  21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Berdasarkan keterangan keluarga, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani pihak keluarga.

Polsek Ampenan mengimbau masyarakat untuk saling peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila mengetahui adanya peristiwa yang membutuhkan penanganan cepat. ***

Example 300250