Mataram, GONTB – Ederma Clinic secara resmi memperkenalkan teknologi kecantikan terbaru mereka, WonderFace, sebagai alat estetika non-invasif pertama di Indonesia yang menawarkan pendekatan unik melalui stimulasi saraf motorik wajah. Peluncuran ini menarik perhatian karena mengklaim mampu mengencangkan otot wajah tanpa prosedur bedah, suntik, atau rasa sakit.
Dalam acara peluncuran yang dihadiri oleh para pakar medis, dr. Nana Eulia dari Ederma Clinic menjelaskan bahwa teknologi ini hadir sebagai respons atas kebutuhan pasien akan perawatan yang nyaman namun efektif.
“Kebutuhan pasien saat ini adalah solusi tanpa rasa sakit. Pasien seringkali menginginkan perawatan yang memberikan hasil estetika, namun prosesnya harus nyaman,” ujar dr. Nana.
Cara Kerja dan Manfaat Medis
Dokter Lia, tim medis Ederma Clinic menjelaskan mekanisme kerja WonderFace. Alat ini bekerja dengan menstimulasi saraf yang mengontrol otot-otot wajah, khususnya area rahang dan bawah dagu.
“Prinsip kerjanya adalah stimulasi saraf motorik. Alat ini ditempelkan pada area target, mirip seperti koyo, dan bekerja selama kurang lebih 25 menit,” jelas dr. Lia.
Tanpa suntik atau intervensi bedah, alat ini merangsang otot untuk berkontraksi seolah-olah kita melakukan senam wajah atau latihan gym untuk otot wajah.
Dari segi medis, pendekatan ini dianggap signifikan karena mengaktivasi fungsi motorik. dr. Harun Nurdiansyah, salah satu dokter yang telah mencoba teknologi ini, memberikan pandangannya mengenai efek neurologisnya.
“Secara geologis, alat ini mengaktivasi motorik yang memicu kontraksi otot wajah. Jika dilakukan secara rutin, pendekatan ini berpotensi membantu mempertahankan fungsi otot wajah dalam jangka panjang,” ungkap dr. Harun.
Ia menambahkan, perbedaan utama WonderFace dengan perawatan laser atau radio frequency (RF) pada umumnya adalah kedalaman target jaringan.
“Ini bukan hanya di permukaan kulit (superficial), tetapi langsung bekerja pada level otot. Rasanya memang unik, seperti ada gerakan tidak terkontrol karena otot distimulasi, tetapi hasilnya langsung terasa.” pungkasnya.
Solusi Estetika dan Terapi
Selain manfaat estetika untuk mengencangkan dan meratakan kontur wajah (mengatasi asimetris), teknologi ini juga diklaim memiliki potensi terapi. dr. Nana menyebutkan bahwa alat ini telah diuji coba pada pasien dengan kondisi medis tertentu.
“Kami telah mencoba alat ini pada pasien lanjut usia, salah satunya berusia 70 tahun yang memiliki riwayat stroke,” kata dr. Nana.
Meskipun awalnya alat ini difokuskan untuk kebutuhan estetika, ternyata respons pada pasien stroke menunjukkan potensi perbaikan fungsi motorik wajah.
Menurut dr. Harun, keunggulan lain dari WonderFace adalah kenyamanan pasien. Berbeda dengan prosedur bedah plastik yang memerlukan pemulihan dan berisiko rasa sakit, teknologi ini menawarkan hasil yang simetris tanpa prosedur invasif.
“Kita tidak perlu melakukan facelift dengan operasi atau mengambil lemak. Di sini kita melatih otot secara langsung. Pasien merasakan sensasi yang berbeda, namun tidak ada rasa nyeri,” tutupnya.
Ederma Clinic optimis bahwa kehadiran WonderFace akan menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Lombok dan sekitarnya, yang menginginkan perawatan wajah modern yang aman dan nyaman.
Testimoni Pengguna Wonder Face
Micel seorang content creator berbagi pengalaman menariknya setelah menggunakan alat perawatan wajah Wonder Face, yang telah membawanya pada perjalanan penuh percaya diri dan transformasi fisik.
Dalam narasinya, ia mengungkapkan bagaimana alat ini membantunya mendapatkan kembali kepercayaan diri di tengah tuntutan pekerjaan sebagai content creator.
“Awalnya, saya merasa kurang percaya diri saat berfoto. Dengan banyaknya angle yang harus dipertimbangkan, kadang saya bingung mana yang bagus,” ungkapnya.
Setelah menggunakan Wonder Face Micel, dia merasakan perubahan signifikan. “Setelah beberapa menit, saya mulai merasa nyaman, bahkan bisa bermain HP sambil menikmati prosesnya. Rasanya seperti tidak ada beban,” katanya sambil menunjukkan bukti foto sebelum dan sesudah penggunaan.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah bentuk bibirnya yang sebelumnya miring. “Bibir saya berubah setelah menggunakan alat ini. Awalnya ada pengaruh dari gimsul dan faktor genetik, tapi kini sudah terlihat lebih simetris,” tuturnya. Tak hanya itu, dia juga merasakan efek positif lain, termasuk wajah yang lebih cerah dan halus, seakan ia baru saja melakukan perawatan wajah di salon.
Meskipun pernah merasa minder dengan penampilan dibandingkan teman-temannya, kini dia merasa lebih percaya diri. “Setelah perawatan, saya pergi ke mall tanpa make-up, dan hasilnya membuat saya merasa cantik. Tidak perlu blush on lagi karena pipi saya sudah tampak merona alami,” lanjutnya.
Cerita mengesankan ini juga diikuti oleh Tamrin, seorang pasien yang telah berjuang melawan bel palsy selama dua tahun.
“Saya sudah datang ke klinik untuk mendapatkan perawatan ini, dan Alhamdulillah, saya langsung merasakan perubahan. Wajah saya kembali normal,” katanya dengan penuh syukur.
Kedua testimoni ini menunjukkan betapa Wonder Face Micel telah membantu banyak orang merasa lebih baik tentang diri mereka. Mereka menegaskan bahwa kepercayaan diri yang tinggi berdampak positif dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pekerjaan maupun interaksi sosial. ***




















