Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Go Nusantara

Dosen FHISIP Unram Soroti Pentingnya Polri di Bawah Presiden

3
×

Dosen FHISIP Unram Soroti Pentingnya Polri di Bawah Presiden

Sebarkan artikel ini
Banner IDwebhost

Mataram, GONTB — Dukungan terhadap keberadaan Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap di bawah Presiden, kembali datang dari kalangan akademisi.

Dosen Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mataram, Prof. Dr. H. Zainal Asikin, S.H., S.U., menilai posisi tersebut relevan dengan sistem ketatanegaraan Indonesia.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Sapaan Prof. Asikin menilai pola komando Polri di bawah Presiden, memberi kejelasan arah kebijakan keamanan nasional. Skema ini dinilai mampu menjaga stabilitas negara, sekaligus memperkuat fungsi penegakan hukum secara terpusat.

Baca Juga:  Anggota DPR RI F-NasDem Fauzan Khalid: Jalankan Puasa dengan Khusyuk dan Tingkatkan Ibadah di Bulan Suci

“Secara konstitusional, Polri di bawah Presiden sudah tepat, karena Presiden memegang kekuasaan pemerintahan, dan bertanggung jawab langsung atas keamanan nasional,” ujar Prof. Asikin.

Baca Juga:  Terjang Arus Sungai 200 Meter, PLN Berhasil Pulihkan Listrik Pasca Banjir di Mecanggah Lombok Barat

Ia menambahkan, perubahan posisi Polri berpotensi menimbulkan dampak luas, mulai dari aspek hukum hingga stabilitas sosial. Menurutnya, konsistensi kelembagaan perlu dijaga, agar Polri tetap fokus melayani masyarakat dan menjaga ketertiban umum.

Baca Juga:  Target 1500! SAFINA Berangkatkan 290 jamaah Umroh di Bulan Februari 2026

“Penataan institusi Polri harus berpijak pada kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan sesaat,” tuturnya.

Pandangan tersebut disampaikan Prof. Zainal Asikin dalam rekaman video yang diambil Jumat (30/1/2026). Pernyataan itu menambah deretan dukungan akademisi terhadap keberlanjutan posisi Polri di bawah Presiden. ***

Example 300250