Lombok Barat, GONTB – Wajah bahagia terpancar dari ribuan tenaga honorer di Kabupaten Lombok Barat saat mereka berkumpul di Bencingah Agung, Kantor Bupati Lombok Barat, pada Rabu (28/01/2026).
Sebanyak 2.997 orang resmi menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu, menandai babak baru dalam karier kepegawaian mereka.
Penyerahan SK secara simbolis dilakukan oleh Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ), yang menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam merapikan status kepegawaian Non-ASN. Masa berlaku SK ini terhitung mulai 1 Januari 2026, memberikan kepastian bagi para pegawai di tengah ketidakpastian sebelumnya.
Dalam sambutannya, Bupati LAZ menegaskan, “Pelantikan ini merupakan langkah nyata Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam memberikan kepastian status bagi tenaga honorer menjadi P3K Paruh Waktu.”
Ia berharap, dengan adanya payung hukum yang jelas, semangat kerja dan dedikasi para pegawai dalam melayani masyarakat akan meningkat.
Sejak siang hari, Bencingah Agung sudah dipadati oleh ribuan P3K Paruh Waktu yang mengenakan seragam putih-hitam. Suasana pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan doa bersama agar para abdi negara tersebut dapat melaksanakan tugas mereka dengan baik.
Acara ini juga menjadi momentum konsolidasi birokrasi, dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli Bupati, serta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kabupaten Lombok Barat.
Berdasarkan data teknis, jumlah yang dilantik pada tahap pertama ini mencapai 2.997 orang dari total kuota keseluruhan sebanyak 3.601.
Pemerintah Kabupaten Lombok Barat memastikan bahwa sisa kuota yang belum terakomodasi pada tahap ini akan terus diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga tidak ada lagi kekhawatiran mengenai masa depan tenaga honorer di Lombok Barat.
Dengan pengangkatan ini, fokus utama kini beralih pada peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh lini pemerintahan desa hingga kabupaten.
Bagi para P3K Paruh Waktu, hari ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan akhir dari penantian yang panjang.
Salah satu pegawai yang dilantik, Sriatun, tidak bisa menyembunyikan rasa bangga dan bahagianya setelah resmi menerima status kepegawaian yang baru.
“Alhamdulillah, setelah menunggu, kami mendapatkan NIP dan SK Paruh Waktu. Ada rasa bangga dan bahagia yang luar biasa,” ungkap Sriatun dengan nada penuh syukur.
Sriatun menambahkan, “Selanjutnya kami akan memperbaiki kinerja kami. Harapannya semoga ke depan jauh lebih baik lagi, terutama dalam hal pengabdian dan tentu saja kesejahteraan.”
Dengan langkah ini, diharapkan para pegawai dapat bekerja lebih optimal, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Lombok Barat. **












