GONTB – Puasa adalah bentuk ketaatan dan ibadah yang langsung diperintahkan Allah SWT.
Puasa mengajarkan kita untuk menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, termasuk hawa nafsu dan perilaku buruk, sehingga menumbuhkan ketakwaan.
Puasa melatih kesabaran, menahan amarah, lapar, haus, dan syahwat, yang menjadikan seseorang lebih bijak dalam bersikap.
Dengan lapar dan haus, kita belajar empati terhadap kaum miskin dan meningkatkan kepedulian sosial.
Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, pikiran, dan perbuatan dari dosa. Ini menyucikan hati dan mendekatkan diri kepada Allah.
Puasa juga memberi manfaat fisik, seperti detoksifikasi tubuh dan mengistirahatkan organ pencernaan.
Puasa adalah ibadah yang bernilai tinggi di sisi Allah, karena hanya Dia yang tahu seberapa ikhlas kita dalam menjalaninya.
Berikut keutamaan puasa Senin dan Kamis dalam Islam:
1. Dicontohkan oleh Rasulullah SAW
Rasulullah SAW rutin berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Beliau bersabda:
“Amal-amal itu diperlihatkan pada hari Senin dan Kamis, maka aku ingin amalanku diperlihatkan dalam keadaan aku berpuasa.”
(HR. Tirmidzi)
2. Hari kelahiran dan pengangkatan kenabian Rasulullah
Rasulullah bersabda:
“Itu adalah hari aku dilahirkan dan hari aku diutus atau diturunkannya wahyu kepadaku.”
(HR. Muslim)
Ini merujuk pada hari Senin.
3. Pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis
Rasulullah bersabda:
“Pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Maka setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun akan diampuni kecuali orang yang bermusuhan dengan saudaranya.”
(HR. Muslim)
4. Melatih disiplin dan pengendalian diri
Puasa Senin-Kamis melatih pengendalian hawa nafsu, kedisiplinan, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
5. Pahala besar dan penghapus dosa
Puasa sunnah secara umum merupakan salah satu amal yang sangat dicintai Allah dan dapat menghapus dosa-dosa kecil.














