BBN – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa telah menerima 15.933 pesan yang masuk ke saluran pengaduan WhatsApp (WA) ‘Lapor Pak Purbaya’ dalam waktu dua hari setelah pertama diluncurkan.
Salah satu laporan yang diterima terkait dengan petugas Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu yang kerap terlihat bersantai-santai di kafe Starbucks.
Hal itu disampaikan Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (17/10/2025). Dia menyebut dari 15.933 pesan yang masuk ke nomor WA Lapor Pak Purbaya, sebanyak 13.285 laporan sedang diverifikasi. Ada 10 laporan yang menjadi sorotan Purbaya.
Salah satu dari 10 laporan tersebut merupakan pengaduan terhadap petugas Bea Cukai yang diduga kerap bersantai di kafe Starbucks. Namun, Purbaya tidak mengungkap petugas Bea Cukai mana yang dilaporkan oleh warga itu.
“Setiap hari saya melihat petugas Bea Cukai nongkrong di Starbucks lengkap dengan laptop dan mereka meeting dengan banyak orang lain sesama petugas Bea Cukai dan sepertinya aparat lain berbaju preman, bebas seharian orang-orang ini di Starbucks setiap hari dan yang dibicarakan selalu tentang bisnis aset gimana, mengamankan aset, baru dapat kiriman mobil gimana jualnya, mohon diawasi dan ditindak. Saya wiraswasta, risih lihat bergerombol, ngobrol keras-keras seharian setiap hari dengan baju dinas Bea Cukai,” ujar Purbaya sambil membacakan laporan itu di hadapan wartawan, Jumat (17/10/2025).
Atas laporan itu, Purbaya berjanji akan menindak tegas terlapor. Bahkan, dia menyebut pengaduan yang masuk itu turut menyertakan alamat lengkap kejadian.
Aduan masalah Bea Cukai dan Pajak melalui “Lapor Pak Purbaya” khusus Chat ke nomor wa 082240406600, jangan lupa sertakan nama lengkap dan email.




















