BBN News – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, perusahaan yang menyediakan lowongan bagi Program Magang Kemnaker 2025 merasa terbantu karena uang saku anak-anak magang difasilitasi negara.
Yassierli menyampaikan, negara ingin memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mendapatkan eksposur lebih terkait dunia kerja.
“Mereka sangat mengapresiasi. Sangat mengapresiasi. Jadi, itu membantu pelaksanaan magangnya bisa lebih baik karena difasilitasi negara. Kesempatan untuk mendapatkan peningkatan kompetensi langsung dari dunia kerja. Itu tujuan program ini,” kata Yassierli, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Yassierli mengatakan, sampai saat ini, sudah ada 843 perusahaan yang memposting lowongan magang.
Para calon peserta magang pun juga sudah mulai bisa melihat-lihat lowongan yang tersedia.
“Mereka bisa memilih sampai 3 lokasi. Nanti yang memilih adalah perusahaan itu sendiri. Jadi, bisa jadi perusahaan itu memposting ada 10 lowongan, yang mendaftar itu ada 50. Mereka yang akan memilih nanti,” ucap dia.
Terkait uang saku yang didapat anak-anak magang, Yassierli menyebut disesuaikan dengan masing-masing UMP daerah.
Diketahui, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Program Magang Nasional atau Magang Kemenaker 2025 untuk lulusan baru perguruan tinggi (fresh graduate).
Pendaftaran dibuka mulai Selasa (7/10/2025) hingga Minggu (12/10/2025), melalui laman resmi maganghub.kemnaker.go.id.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membantu lulusan baru mengenal dunia kerja, mengasah kompetensi sesuai bidang keilmuan, serta mendapatkan pengalaman kerja nyata sebelum benar-benar terjun ke industri.
Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi mengatakan, tahap pertama Magang Kemnaker 2025 menyediakan kuota awal untuk 20.000 fresh graduate, dengan masa magang selama enam bulan, yakni 15 Oktober 2025–15 April 2026.
Program Magang Kemnaker 2025 dirancang agar peserta mendapatkan pengalaman dan jaminan yang setara dengan standar kerja profesional.
Beberapa manfaat yang diperoleh antara lain:
- Uang saku setara upah minimum provinsi (UMP) setiap bulan, dibayarkan pemerintah melalui bank anggota Himbara (BNI, BRI, BTN, Mandiri, dan BSI).
- Jaminan sosial ketenagakerjaan, mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JM).
- Pendampingan mentor dari perusahaan tempat magang.
Sertifikat pemagangan bagi peserta yang menyelesaikan program penuh.


















