Scroll untuk baca Berita
title="Example 325x300" width="325" height="300">
Example floating
Banner IDwebhost
banner 970x250
Berita Utama

Kepala Regional SPPG NTB : Baru Satu yang salurkan MBG di Kabupaten ini !

63
×

Kepala Regional SPPG NTB : Baru Satu yang salurkan MBG di Kabupaten ini !

Sebarkan artikel ini

Reporter: Dedi Suhadi

Kepala regional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) NTB, Eko Prasetyo.
Banner IDwebhost

ASLINEWS.ID – Setelah 7 hingga 8  bulan program makan bergizi gratis (MBG) berjalan, baru satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di NTB yang menyalurkan makan bergizi gratis kepada ibu menyusui, ibu hamil dan balita (3B).

“SPPG yang sudah mendistribusikan makan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui dan balita yakni SPPG di Aikmel Kabupaten Lombok Timur,” jelas  Kepala regional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) NTB, Eko Prasetyo saat bincang di Command Center kantor Gubernur NTB, Selasa 3 Juni 2025.

17 - 30 Oktober 2025, PLN berikan Diskon Tambah Daya 50%
Download aplikasi PLN MOBILE

Menurut Eko, pendistribusian makan bergizi gratis kepada ibu hamil, ibu menyusui dan balita dilakukan dengan menggandeng kantor kelurahan atau desa, Kader PKK dan kader posyandu.

Baca Juga:  Atasi Lonjakan Penonton Konser Memoria Lombok, Telkomsel Mataram Pasang BTS Mobile

“Pendistribusiannya kepada 3B berbeda dengan pendistribusian makanan bergizi bagi anak sekolah. Kalau anak sekolah cukup di satu atau dua tempat, tapi ini keliling,” katanya.

Baca Juga:  Sumbangan Peduli Wabah Corona dari Inggris Diterima “GUGAS” Kota Mataram

Eko mengaku hingga saat ini baru sekitar 100 orang penerima manfaat yang diberikan makan bergizi gratis.

“Disesuaikan dengan hasil pendataan dulu, nanti akan terus bertambah hingga batas minimal 10 persen atau lebih,” katanya.

Baca Juga:  Serahkan APD, PLN Bersama Pemprov NTB Bersinergi Melawan Corona

Menurutnya, pemberian makanan bergizi kepada para ibu hamil ibu menyusui dan balita merupakan inisiatif dari SPPG NTB.

“Petunjuk  dari pusat belum ada, ini  inisiatif dari kami. Kami masih menunggu petunjuk dari pusat,” katanya. (dshd)

Example 300250